Home Artikel Giripurno Siap Jadi Pusat Pertanian Modern: Gandeng Teknologi Canggih dan Ramah Lingkungan! Sesuai Visi dan Misi Walikota Batu

Giripurno Siap Jadi Pusat Pertanian Modern: Gandeng Teknologi Canggih dan Ramah Lingkungan! Sesuai Visi dan Misi Walikota Batu

by Desa Giripurno

BATU – Desa Giripurno kini tengah bersiap melakukan sebuah lompatan besar dalam dunia pertanian. Bukan lagi sekadar pertanian biasa, kawasan ini akan dikembangkan menjadi pusat Pertanian Modern Terpadu atau yang dikenal sebagai Smart Integrated Farming System (IFS). Sebagai Pilot Project Lokasi pembangun beradaa di Aset Pemkot Batu yang berada di wilayah Desa Giripurno Seluas 2,3 Ha. Dinas Pertanian Kota Batu selaku Leading Sector memberikan sosialisasi awal kepada masyarakat Desa Giripurno bersama Wali Kota Batu, Wakil Wali Kota Batu dan pihak terkait.

Proyek ambisius ini bertujuan untuk menciptakan sistem pertanian yang mandiri, di mana tanaman, ternak, dan limbah semuanya dikelola dalam satu siklus yang saling menguntungkan (ramah lingkungan).

Apa Saja yang Ada di Kawasan IFS Giripurno?

Kawasan ini akan dibagi menjadi empat zona utama yang sangat lengkap:

  1. Zona Inovasi dan Studi Komparasi (Green Innovation Hub): Terletak di bagian depan, tempat ini akan menjadi pintu masuk utama. Pengunjung bisa mampir ke pusat informasi, galeri hasil tani, taman, dan area parkir yang luas.
  2. Zona Kebun Pintar (Integrated Horticulture): Di sini akan ada teknologi Smart Greenhouse. Berbagai buah-buahan seperti apel, alpukat, jeruk, serta sayuran akan ditanam menggunakan teknologi modern agar hasilnya lebih maksimal.
  3. Zona Peternakan & Ikan (Livestock & Feed Processing): Tidak hanya tanaman, di area tengah akan ada kandang ternak komunal dan kolam ikan. Kerennya lagi, pakan ternaknya akan diolah sendiri di lokasi ini.
  4. Zona Olah Limbah (Biorefinery & Waste-to-Energy): Ini rahasia agar pertanian tetap bersih! Sampah atau limbah pertanian tidak dibuang, tapi diolah menjadi gas (biogas) dan pupuk organik melalui fasilitas khusus.

Kapan Ini Akan Terwujud?

Pembangunan dilakukan secara bertahap agar hasilnya maksimal:

  • Tahun 2026: Tahap perencanaan matang, pengurusan izin (SK Walikota), dan perbaikan jalan masuk ke kawasan.
  • Tahun 2027: Mulai membangun gedung, kandang, kebun, dan fasilitas pendukung lainnya.
  • Tahun 2028: Bibit ternak, ikan, dan tanaman mulai didatangkan. Siklus pertanian pintar mulai dijalankan secara penuh.
  • Tahun 2029: Targetnya, produk premium dari Giripurno mulai dipasarkan secara luas dan kawasan ini resmi dibuka sebagai pusat pembelajaran pertanian bagi siapa saja.

Mengapa Ini Penting?

Kawasan IFS Giripurno ini bukan hanya soal bercocok tanam, tapi juga tentang masa depan. Dengan sistem “tanpa limbah” (circular agriculture), petani bisa menghemat biaya pupuk dan pakan, lingkungan tetap terjaga, dan produk yang dihasilkan jauh lebih sehat (organik).

“Ke depannya, warga tidak hanya bisa bertani, tapi juga bisa menjadikan kawasan ini sebagai zona edukasi dan studi komparasi yang keren di Kota Batu.” disampaikan Wali Kota Batu Nurochman.

Related Posts

Leave a Comment